Mudahnya sharing file antar Server

Network File Sharing (NFS) di Debian


Pagi semua πŸ˜€

Kali ini ane mau share sedikit tentang sharing file di server. Langsung aja gan ke TKP!!

Network File Sharing atau NFS dikembangkan dengan tujuan suatu komputer dapat memount direktori atau partisi pada komputer lain seolah-olah direktori atau partisi tersebut terletak pada harddisk lokal. Dengan kata lain NFS bertujuan untuk sharing file-file antar komputer. NFS juga dibuat untuk berjalan pada lingkungan Unix. Dengan kata lain apapun jenis sistem operasi anda asalkan memenuhi standar POSIX, maka anda dapat berbagi pakai file dengan menggunakan NFS. Sistem operasi tersebut diantaranya Linux, Berkeley Software Distibution Family (BSD, FreeBSD, NetBSD, OpenBSD), Unix Family (Tru64 Unix, HP – UX, AIX, IRIX) dan Sun Family (Solaris, SunOS). Berikut topologi yang akan kita gunakan pada praktek kali ini :

topologi
Continue reading “Mudahnya sharing file antar Server”

Advertisements

Mudahnya konfigurasi SSH Keys

Konfigurasi SSH Keys


Selamat pagi menjelang siang brook πŸ˜€

Kali ini ane mau share tentang keamanan ssh, masih berhubungan dengan postingan ane yang sebelumnya. Monggo di cek dimari dan disini
Hampir sama seperti password, SSH Keys adalah ibarat gembok dan kunci atas identitas kita. Namun, perbedaannya adalah SSH Keys itu ibarat kunci yang dikunci.

Continue reading “Mudahnya konfigurasi SSH Keys”

Konfigurasi SSH

Konfigurasi dasar SSH

Postingan kali ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya tentang remote server via SSH, yuk diintip bagi yang belom baca πŸ˜€

Seperti yang kita tahu SSH merupakan fitur untuk meremote server dengan aman/secure. Disini ane coba share ilmu yang ane dapet dari temen – temen, guru, juga para blogger lainnya.

Gaperlu banyak basa – basi, kita langsung aja eksekusi πŸ˜€

Continue reading “Konfigurasi SSH”

Remote Server Debian via SSH

Remote Server Debian via SSH


Postingan kali ini masih berhubungan dengan yang sebelumnya ane share yaitu “remote server”.

Sekarang kita akan menggunakan fitur lain dari remote server ialah SSH.

SSH atau Secure Shell, sebuah protocol jaringan yang tereknripsi dengan baik untuk meremote computer / server. Sama halnya dengan remote server via Telnet, SSH juga bisa dilakukan dengan kondisi jarak jauh asalkan kita terhubung dengan server kita. Untuk ssh itu lebih secure dibandingkan dengan menggunakan telnet. SSH sendiri menggunakan port default 22. Kali ini kita akan praktekan penggunaan ssh di debian server.

Continue reading “Remote Server Debian via SSH”

Remote Server Debian via Telnet

Remote Server Debian via Telnet


Haiii guys, bertemu lagi di siang hari ini dengan ane si iseng πŸ˜€

Kali ini ane mau sedikit share tentang “gimana sih cara bisa remote sebuah server?”

Remote Server ialah salah satu cara seorang admin server melakukan konfigurasi server dari jarak jauh. Ini merupakan salah satu kelebihan dari remote server karena apabila server kita sedang ada gangguan kita bisa akses dari jarak jauh untuk maintenance nya dengan syarat kita berada didalam satu network. Salah satu contoh fitur remote server ialah Telnet.

Telecomunication Network atau lebih dikenal dengan nama Telnet, merupakan protocol jaringan yang digunakan pada Internet atau Local Area Network dan salah satu fitur untuk meremote/mengakses computer (host/server) dari jarak jauh.

Continue reading “Remote Server Debian via Telnet”

Install Server VoIP dengan FreePBX

Install FreePBX


Haiii guys, kita jumpa lagi nih hehehe

Oke di pagi hari yang mendung – mendung gini enaknya kita sharing ilmu dulu kali yee πŸ˜€

Hari ini ane mau sedikit share tentang system operasi berbasis GUI yang digunakan untuk VoIP, salah satunya ialah FreePBX.

Contoh lainnnya ada Elastix, Trixbox, Zycoo dll

FreePBX sama halnya seperti system operasi berbasis GUI yang dikhususkan untuk Server VoIP. Selain mudah dalam instalasi nya, mudah juga dalam pengoperasiannya karena FreePBX sendiri bisa kita konfigurasi melalui web browser.

Continue reading “Install Server VoIP dengan FreePBX”

Management Network di Debian

Management Network di Debian


Haiii guys, masih ada waktu sedikit jadi ane share lagi deh ilmu yang ane dapet dari sekolah dan teman teman dulu πŸ˜€

Kali ini tentang network di debian, lebih tepatnya cara setting ip address di Linux Debian.

IP Address bisa dibilang sebuah identitas dari setiap system operasi yang kita gunakan untuk berkenalan antar system operasi (Linux – Windows). Setiap system operasi pasti memiliki minimal satu IP address.

Langsung kita eksekusi aja πŸ˜€

Continue reading “Management Network di Debian”

Management Repository di Debian

Management Repository di Debian


Selamat Pagi semua πŸ˜€

Sekarang ane mau share sedikit tentang cara update sebuah repository di Linux Debian. Penjelasan singkatnya sok atuh dibaca dibawah ini πŸ˜€

Repository bisa dibilang sumber atau source aplikasi tambahan yang kita butuhkan disebuah system operasi berbasis linux. Kita bisa menggunakan repository yang sudah disediakan oleh vendor os tersebut didalam dvd tambahan installernya, atau bisa menggunakan internet untuk mengupdate repository debian kita. Jika menggunakan internet kita bisa mengupdate repository langsung dari sumber nya atau bisa menggunakan repository local (Indonesia).

Kita lansung menuju ke TKP aja gan, cekidott!!!!

Continue reading “Management Repository di Debian”

Management User di Debian

Management User Di Debian


melanjutkan postingan ane yang tadi pagi, yuks lah kita lanjut share ilmunya πŸ˜€ langsung ke TKP aja gan

Dalam system linux terdapat 2 jenis user, yaitu userbiasa dan super user (user root). Contoh perbedaan dari kedua user tersebut :

  • User biasa merupakan user yang memiliki hak akses hanya pada bagian direktori “/home”.

    Contoh kita memiliki user biasa dengan username “irmanda“, maka letak direktori usernya berada di direktori “/home” dengan lokasi “/home/irmanda”, dengan demikian user “irmanda” (user biasa) hanya dapat mengakses sepenuhnya terhadap direktori “/home/irmanda”.

  • Super user (root)
    merupakan user yang memiliki hak akses penuh terhadap system, baik direktori user biasa maupun direktori system lainnya. Cakupan yang dapat diakses oleh user root yakni semua direktori system.

    Selain dari hal tersebut, user root juga memiliki alokasi direktori user tersendiri yaitu berada pada direktori “/root”.

Continue reading “Management User di Debian”